Udara Buruk Dampak Karhutla  Warga Pekanbaru Diimbau Pakai Masker
Kamis, 20-08-2026 - 17:30:32 WIB
Pemadaman Karhutla di Pelalawan Riau
TERKAIT:
   
 

Berkabarnews.com, Pekanbaru - Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Wilayah Riau mengimbau masyarakat Kota Pekanbaru  menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan akibat penurunan kualitas udara pada Kamis (20/8/2026). 

Imbauan ini dikeluarkan setelah papan pemantauan indeks konsentrasi partikulat PM 2,5 mencatatkan angka di atas 150 atau berada pada level kategori tidak sehat.

Sekretaris Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Wilayah Riau, dr. Indra Yovi, Sp.P(K) menyatakan, aktivitas di luar rumah masih memungkinkan untuk dilakukan dengan syarat menerapkan protokol kesehatan. Pihaknya merekomendasikan penggunaan masker medis guna meminimalkan masuknya partikel debu dan asap ke dalam sistem pernapasan.

"Hal ini perlu dilakukan sebagai proteksi saluran napas dari paparan kabut asap yang bisa menimbulkan keluhan sesak napas, batuk, dan nyeri tenggorokan," kata dr. Indra Yovi.

Menurutnya, penurunan kualitas udara di wilayah perkotaan ini umumnya terjadi pada pagi hari akibat dampak paparan asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di beberapa lokasi di wilayah Riau.

Kondisi udara yang berada pada kategori merah tersebut berpotensi memicu gangguan kesehatan jika warga beraktivitas tanpa perlindungan diri.

Selain penggunaan masker, pihak PDPI Riau juga menyarankan masyarakat untuk meningkatkan konsumsi air putih secara teratur. Langkah ini dinilai efektif untuk mencegah terjadinya dehidrasi serta menjaga kelembapan saluran tenggorokan dari iritasi asap.

"Masyarakat kami imbau untuk dapat menjaga kesehatan, seperti minum air putih yang cukup, serta makan makanan yang sehat dan bergizi," ujar dr. Indra Yovi.

Ia juga menyoroti kondisi kelompok rentan yang memiliki risiko tinggi terhadap dampak paparan udara buruk di lingkungan sekitar. Kelompok masyarakat tersebut meliputi lansia serta individu yang memiliki riwayat penyakit saluran pernapasan atau paru kronis.

"Kelompok rentan seperti lansia, mereka yang memiliki penyakit paru sebaiknya menghindari aktivitas di luar rumah," ujar dr. Indra Yovi.**/ian

 




 
Berita Lainnya :
  • Udara Buruk Dampak Karhutla  Warga Pekanbaru Diimbau Pakai Masker
  •  
    Komentar Anda :

     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Politik
    + Ekonomi
    + Daerah
    + Hukrim
     
     

     

     
    + Internasional
    + Lifestyle
    + Budaya
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2025 berkabarnews.com, all rights reserved